The Way Of Life
Google

Sunday, June 04, 2017

Cara merakit Tamiya STB


Tamiya STB

Kali ini saya akan sharing mengenai bagaimana bermain Tamiya STB untuk pemula. Karena dari pengalaman saya, awal bermain Tamiya kelas STB sangat minim petunjuk. Mungkin tulisan ini bukan petunjuk yang terbaik, tetapi paling tidak bisa untuk modal awal bermain balapan Tamiya kelas STB dan STB++.

Saya mulai dengan cara membangun mobil STB dengan chassis yang paling standar yaitu TZ dan TZX, untuk chassis lainnya pada dasarnya sama. Saran saya untuk membangun tamiya khususnya kelas STB non murni, hindari membeli kit karena akan banyak part yang tidak terpakai. Tetapi hal jika anda ingin mengoleksi itu terserah anda. Berikut parts yang diperlukan untuk membangun mobil kelas STB :
1.       Chassis TZ atau TZX lengkap gearbox dan terminal.
2.       Bushing AR sebanyak 4 buah ( untuk tiap ban )

bushing AR

3.       Roller depan 14 mm atau 16 mm ( roller hijau)  2 buah
4.       Roller belakang 16 mm 2 buah

5.       Roller dragon hitam atau sejenisnya ( biru atau merah ) ori Tamiya 2 buah
6.     Paket gear lengkap ( corona depan belakang ), shaft, gear set ( hijau -biru, coklat - merah, coklat -hitam, kuning -biru muda )
7.   Akar rendah ( SFM) dan akar tinggi ( Super XX ), akar ini terserah anda akan pilih model yang mana. Akar rendah digunakan agar mobil anda melompat tidak terlalu tinggi, karena posisinya yang dekat dengan permukaan track, akar tinggi sebaliknya. Yang perlu diperhatikan di sini adalah, bagian yang akan menyentuh permukaan track adalah baut dari roller 16 mm.  Titik inilah yang nanti harus anda ukur ketika memakai kaca ukur ( kanan kiri harus sama tidak tinggi salah satu ).
8.    Untuk ban, paket awal gunakan ban super hard dengan velg fin atau disc tentu berserta as roda. Jika ada tambahan, beli juga 1 pasang ban low friction tire ( maroon ). Ban small kadang juga dipakai, biasanya diambil dari paket kit Beak Spider Premium, yaitu ban warna putih beserta velg bawaan-nya.

Ban medium Super Hard

Ban small beak spider premium

9.      Untuk baut dan sebagainya anda bisa lengkapi sendiri sesuai kebutuhan.
10.   Dinamo, beli dinamo atomic dan torque saja, karena pada prakteknya tipe rev sangat jarang digunakan, jangan buang uang terlalu banyak di awal. Plus beli gear pinion juga sebagai pasangan dinamo.



11.   Body anda bisa pilih yang agak kuat bahannya, bisa memilih body astute ( main stream ),Fire stinger juga bagus, Aero avante biru juga bagus. Body terserah anda, yang penting ketika dipasang harus pas, mungkin ada beberapa bagian yang harus dicoak dikit agar pas. Usahakan body pada saat dipasang tidak dipaksa, sehingga tidak membuat kepresisian chassis berubah ketika kunci body dipasang. Body itu masalah selera, jadi terserah anda mau membeli model yang lain juga boleh.

Body Astute Pearl

Setelah part lengkap hal pertama yang dilakukan adalah merakit chassis, pasang bushing AR pada tempatnya.Kemudian memasang  ban dan velg, ini sebenarnya salah satu tahap yang paling penting dalam merakit Tamiya STB.
Saya akan jelaskan gambaran simple tentang cara mem-balance velg. Pertama masukan as roda pada satu velg (tanpa dipasang ban terlebih dahulu ) yang sudah anda beli, kemudian masukan ke dalam lubang bushing roda depan, lalu putar. Jika masih godeg / oleng , copot kembali kemudian gunakan sisi lain pada velg ( ada 6 sisi ),pilih sisi yang paling tidak godeg / oleng. Idealnya adalah ketika diputar velg langsam tanpa goyang, kemudian baru dipasang velg yang satunya. 

Lakukan hal yang sama seperti pada velg pertama. Ketika anda sudah menemukan sisi paling langsam, tandai dengan spidol atau cat ( yang tidak gampang luntur ) pada as velg. Nantinya tanda ini anda gunakan untuk memasang kembali velg yang anda copot, agar anda mendapatkan "sisi terbaik" dari velg anda. Setelah itu baru anda pasang ban anda pada velg, gunakan lem agar ban anda tidak mudah lepas. Lakukan hal yang sama untuk velg dan ban yang satunya.

Tandai sisi paling balance pada as velg, ban velg serta as roda adalah satu kesatuan tidak disarankan untuk dipasang bergantian dengan ban  yang lain

Jika anda ingin mengganti dengan ban tipe lain gunakan velg berbeda, bukan dengan mencopot kembali ban yang sudah terpasang pada velg yang ada. Artinya setiap velg dan ban serta as sudah satu paket kesatuan untuk tiap tipe ban. Tidak boleh diganti ganti, kecuali velg atau ban anda sudah rusak. Hal ini untuk menjaga kepresisian ban, sehingga mobil anda stabil di track. Jika anda merasa ribet membalance velg dan ban, anda bisa mencari toko tamiya atau pembalap yang menyediakan jasa "bikin ban", silakan anda cari sendiri.

Kemudian ketika memasang corona, as roda, gear set, shaft usahakan menggunakan grease bawaan tamiya ( bisanya dalam kemasan kecil warna biru ),grease selain tahan lama, juga membuat putaran gear menjadi lebih halus. Selalu stok grease dalam jumlah yang cukup.

Grease
Pasang dinamo beserta gear pinion, kemudian masukkan ke dalam gearbox, usahakan pemasangan ini pas sampai bunyi "klek". Kemudian lumasi dengan grease. Ketepatan pemasangan gear pinion, ke gearbox ini sangat penting, karena akan berpengaruh terhadap konsistensi kecepatan mobil tamiya anda.

Kemudian jika terminal batere sudah terpasang semua, pasang batere lalu nyalakan mesin. Mobil Tamiya yang pemasanganan gear-nya pas dan roda-nya balance ketika dinyalakan mesin-nya akan berbunyi sangat halus "Ngiiiinggg..!", ketika dipegang mobilny juga getarannya sangat minim. Inilah modal awal anda untuk balapan. Untuk cara mem-breakin dinamo tidak akan saya bahas di sini, akan saya ulas pada tulisan yang lain.

Untuk pemasangan roller depan standar, anda ikut saja kemiringan sudut lubang roller pada chassis, karena pada dasarnya lubang roller pada chassis sudah membuat sudut dengan derajat tertentu. Untuk pemilihan memakai roller 14 mm atau 16 mm, lubang dalam atau luar itu tergantung settingan track. Roller 16 mm, cenderung lebih cepat keluar tikungan karena diameternya lebih lebar. Gunakan ring, selain baut pada pemasangan roller ( anda bisa minta ring pada paket pembelian roller pada seller ).
Untuk pemasangan akar, oleskan lem secukupnya pada bagian yang menempel pada body, setelah pas, kemudian baru dipasang baut dan mur. Kemudian cek dengan sigmat, apakah jarak lubang roller paling luar pada akar sisi kanan dengan lubang roller paling luar pada sisi depan chassis sama antara kanan dan kiri. Jika sudah sama jarakanya baru kencangkan penuh baut akar pada chassis.

Perlu diperhatikan pada balapan Tamiya STB atau kelas apapun, kepresisian mobil adalah hal yang paling utama sebagai modal anda, selanjutnya hoki akan mengikuti.
Untuk pemasangan roller naga, usahakan sama ketinggiannya antar roller kanan dan kiri. Roller naga mempunyai baut spesial, anda bisa membeli tambahan baut naga pada seller langganan. Karena rentan bengkok ketika mobil keluar lintasan ( klontang ). Dan jangan lupa selalu gunakan ring, agar roller bisa bergerak bebas tidak tertahan.

Cara merakit mobil Tamiya STB pada chassis lain, inti sama saja, hanya beda posisi saja. Khusus untuk chassis SFM carbon, biasanya para racer memanaskan chassis depan secukupnya dengan korek gas, untuk membuat derajat dengan membengkokan dengan tang. Chassis SFM biasanya menggunakan roller dragon di depan, dan harus dibuat miring agar tidak mudah keluar track.

anda bisa membeli parts tersebut di toko langganan saya dulu , di sini


Selamat merakit mobil Tamiya impian anda.
 

Labels: , ,

Thursday, May 25, 2017

Multiple-step operation generated errors. Check each status value.


Kali ini saya akan sharing ringan untuk pengecekan error yang muncul pada Ms Visual Basic 6. Mengapa masih VB6? Ya karena saya tidak sempat lagi untuk riset bahasa pemrograman baru :).
Error yang muncul kali ini adalah "Multiple-step operation generated errors. Check each status value." Setelah saya trace masalahnya adalah karena besarnya text yang akan dimasukan ke tabel lebih besar dari besar field yang ada pada database. Berikut potongan source code-nya.

oRS.Open "SELECT TOP 1 * FROM t_kuesioner1", oConn, adOpenDynamic, adLockPessimistic
oRS.AddNew
oRS.Fields("keterangan").Value = Text1(1).Text 

.......
oRS.Update
oRS.Close

 
Nilai Text1(1).Text lebih panjang dari field keterangan di tabel t_kuesioner1



Oleh karena itu solusinya adalah, field keterangan ditambah lenght secukupnya, atau dibatasi batas inputan pada text1(1).text sehingga tidak lebih panjang dari lebar field-nya.

Semoga bermanfaat.







Labels: , ,

Thursday, May 18, 2017

Honda Supra X 125 D dan Shell AX5


Setelah mencoba beberapa oli mesin akhirnya saya memutuskan untuk memakai Shell AX5 pada motor Honda Supra X 125 D keluaran 2010. Oli mesin yang lain bukannya tidak bagus hanya saya merasa kurang cocok. Shell AX5  memang tidak terlalu encer yaitu 15W-40, tetapi oli tersebut membuat supra X 125 saya ketika di gas mempunyai  power. Mungkin juga karena KM yang sudah hampir 100.000 Km sehingga oli Shell AX5 cocok pada motor saya, karena presisi komponennya sudah tidak seperti motor baru lagi.

Dulu pernah mencoba merk oli yang cukup terkenal yang harganya 2x lipat dari Shell AX5, tetapi suara mesin kurang senyap, dan ketika gas diputar powernya kurang. Logika saya, jika harga 2x lipat maka saya harus ganti oli per dua bulan, karena saya setiap bulan ganti oli. Tetapi dengan harga 2x lipat, saya lebih baik ganti oli tiap bulan dengan Shell AX5 daripada menahan "oli mahal" tersebut selama 2 bulan pada mesin Supra X saya. Bagaimanapun diberi oli baru tiap bulan lebih bagus. Shell AX7 juga pernah saya coba, tapi ya itu kurang power. Supra X 125 D saya gunakan untuk bekerja di Jakarta yang kondisinya macet parah, stop and go, dan jarang mencapai kecepatan tinggi. 

Memang saya selalu ganti oli setiap bulan karena kondisi Jakarta yang macet, tidak bisa pakai hitungan KM. Kemudian saya selama hampir 2 tahun selalu menggunakan Pertamax, karena saya ingin performa motor saya bagus, maklum sudah masuk kategori motor yang berumur. Juga setiap bulan saya selalu service di bengkel resmi Honda langganan dan dengan mekanik langganan juga.
Pernah seorang teman meminjam motor saya dan bilang "Wah motornya Budy enak banget, enteng, suaranya halus, bengkelnya dimana sie?". Saya hanya tersenyum, lalu dia menimpali lagi "Mungkin settingannya pas ya Bud?, Bener motornya Budy motor yang paling enak yang pernah saya pakai".Saya hanya tertawa kecil.Kebetulan saat itu lagi ada banyak teman yang berkumpul, ada satu teman lain penasaran lalu bertanya "Motormu apa sie bro?". Saya jawab "Supra X 125".
Sebenarnya bukan masalah motornya merk apa. Semua merk motor jika dirawat dengan baik pasti juga akan  memberikan performa terbaiknya. Saya berpikir seperti ini, motor saya adalah alat transportasi saya untuk bekerja, jadi harus saya rawat dengan baik sehingga pekerjaan saya lancar. Perawatan sangat standar, service rutin tiap bulan dan ganti oli, BBM selalu Pertamax.  Saya juga bukan orang yang suka otak atik motor secara berlebihan, saya hanya ganti velg jari jari menjadi velg racing V-Rossi agar larinya stabil karena velg jari - jari aslinya sudah oblak depan belakang. Semoga sharing saya bisa bermanfaat bagi teman - teman.

gambar diambil dari sini

Labels: , ,

Thursday, May 11, 2017

Tamiya STB ( Standart Tamiya Box )

Lagi beruntung dapet BTO, chassis TZ, roller depan 14 mm, roller belakang dragon hitam dan roller 16 mm, ban depan belakang super hard,velg five spoke, dinamo Torque,gear banci merah + hijau, akar belakang FM,body Beak Spider

Dulu saya mengira permainan Tamiya Mini4WD telah hilang dari peredaraan khususnya di Indonesia, ternyata tidak hilang sama sekali. Tamiya sendiri di Indonesia khususnya seri Tamiya Mini4WD masih ada penggemar fanatik yang masih mengadakan lomba Tamiya Mini4WD di Jakarta dan di luar Jakarta. Sebagai salah satu mantan fans Dash Yonkuro ( film kartun Jepang dengam tema Tamiya Mini4WD yang diputar di TVRI setiap hari minggu pada era 90-an ) saya mencoba bernostalgia dengan mainan Tamiya Mini4WD di tahun 2015. 
Pada tahun ini Tamiya Mini4WD atau selanjutnya disebut Tamiya di Indonesia sudah berkembang cukup pesat karena didukung kreatifitas dari para penggemar Tamiya. Bahkan menciptakan kelas sendiri yaitu sloop ( hanya ada di Indonesia ), selain ada STO. Dan pada tahun itu sedang booming kelas baru yang disebut Standart Tamiya Box ( STB ). Kelas ini memperbolehkan para pembalap untuk bertukar part antar kit ( box ), tetapi tidak boleh menggunakan optional part kecuali kelas STB++. Kelas ini sendiri lahir karena kelas STO terlalu mahal dan ekslusif, hanya pembalap berkantong tebal  atau kantongnya ditebal - tebalkan agar bisa merakit sebuah mobil Tamiya kelas STO yang ready to race. Saya sendiri kurang tahu kapan tepatnya lahirnya kelas ini, dari data yang saya peroleh dari pemain kawakan sekitar tahun 2014-2015 mulai booming lomba balapan Tamiya kelas STB.

Lahirnya kelas STB tentu saja disambut baik oleh para pemula seperti saya dan para pembalap Tamiya yang lain. Selain jauh lebih "murah", tentunya lebih simple karena part yang digunakan juga tidak banyak. Murah dalam hal ini relatif, karena pada prakteknya untuk membuat satu mobil Tamiya STB diperlukan biaya 300-500 ribu. Itu hanya mobil, sedangkan pada saat balapan kita juga harus menyiapkan / membeli berbagai perangkat lain misal charger, batere,obeng, pelumas,mobil cadangan, roller, lampu, gear, dsb.

Berikut akan saya bahas item item yang berhubungan dengan lomba Tamiya kelas STB dan STB++ , semoga bisa menjawab penasaran para penggemar Tamiya Mini4WD di Indonesia.

Akar
Merupakan sebutan untuk tempat roller pada bagian belakang mobil, akar yang populer pada lomba STB adalah akar dari chassis TZ, FM dan Super X serta Super XX dan ada juga part optional rear brake dan roller set yang diperbolehkan oleh panitia lomba. Pemilihan akar melihat kecocokan chassis dan jenis track, pada pembalap Tamiya kawakan, dia sudah bisa membaca track secara sekilas, sehingga dia cukup mencoba mobil di track beberapa kali sudah bisa mendapatkan settingan yang pas ( jenis ban, speed, akar, dinamor, gear, dsb).

Mobil Tamiya dengan Chassis TZ, roler depan kiri 14 mm, depan kanan 16 mm, baan depan medium low friction tire ( maroon ), ban belakang medium hard ungu, akar Super XX, roller belakang dragon biru dan roller hijau 16 mm kanan dan kiri, body Fire Stinger.

Akar favorit saya adalah akar Super X, hanya saya jarang memakainya di balapan. Sebab akar ini mudah patah karena bentuk konstruksinya. Akar Super X cenderung lebih panjang, hal inilah yang menjadikan mobil lebih stabil, dan bentuk lompatan-nya yang indah ( tentu jika mendapat track balapan yang sesuai ). 

Lebih panjang sedikit dari akar lain

 
Bentuk konstruksinya yang rentan patah terutama di bagian yang menempel ke chassis


Cool dude


Tamiya Sloop

Kata guru tamiya saya,lompatan akar Super X seperti lompatan mobil tamiya sloop, ya apapun istilahnya, ketika mobil dengan akar Super X saat mendarat pun tidak "godeg". Hanya pada balapan tamiya mini 4wd, keawetan suatu part merupakan salah satu hal yang dicari pembalap. Kemudian keindahan nomor dua, yang terpenting part tersebut berperan menyetabilkan mobil atau tidak.Ingat kata abang Bruce Lee di bawah ini :)

"Absorb what is useful, reject what is useless, add what is specifically your own"  – Bruce Lee



Iya "your own", tapi jangan seenak pusernya sendiri, harus mengikuti regulasi panitia balap STB, oke :)


Body
Body adalah salah satu hal yang menarik di balapan khususnya kelas STB, karena dengan kecepatan sekitar 17-22 km/jam bentuk body tamiya masih berpengaruh terhadap aerodinamika mobil. Kecepatan di atas 22 km/jam bukan tidak mungkin, tapi jarang bisa dicapai dengan desain track balapan yang sering dibuat. Beda body maka berbeda pula jenis lompatan. Hal ini tidak berpengaruh di balapan kelas STO karena mobil melaju sangat kencang sehingga diperlukan part optional berupa pemberat agar mobil bisa diatur lompatannya. Oleh karena itu para pembalap Tamiya STB biasanya menyiapkan beberapa body ( yang sesuai dengan jenis chassis tentunya ) agar bisa mengatur jenis lompatan sesuai kondisi track. Inilah keindahan balapan Tamiya kelas STB dan STB++ yaitu masih bisa dinikmati mata karena mobil tidak terlalu kencang, kemudian body 90% bentuknya masih sesuai kit aslinya dari box, berbeda dengan kelas STO atau sloop, bentuk body sudah "berantakan" tidak jelas.



Body mobil juga perlu diwarnai dengan warna yang unik atau diberi stiker agar tampil beda, jika warna dan jenis body sama akan sulit membedakan mana mobil kita dan mobil lawan ketika balapan di track, biasanya banyak team-team "pabrikan"  mengecat mobil dengan warna khas mereka, sedangkan team "satelit" cukup main stiker meskipun ada juga yang mengecat body dengan warna khas mereka. 

 Mobil tamiya dengan body Beak Spider melompati buaya /penghalang

Body yang suka saya gunakan adalah body dari kit Beak Spider, sebab saya suka warna hitam dan dengan bentuk body-nya, mobil tamiya akan cepat menukik sehabis melompat, juga kombinasi chassis TZ dan body Beak Spider membuat mobil Tamiya mempunyai center of gravity yang rendah. Saya beberapa kali menoreh BTO dengan body Beak Spyder seperti gambar paling atas. Kit Beak Spider sendiri termasuk kit yang "murah", sehingga plastik body termasuk dalam kategori kurang bagus, sehingga gampang pecah. Inilah sebenarnya salah satu kekurangan body Beak Spider. Jadi saya harus menyetok banyak body Beak Spider ketika balapan. Balapan Tamiya kelas STB memang  termasuk dalam balapan dengan kecepatan "rendah", tetapi bukannya mobil tidak gampang rusak. Adanya insiden "adu banteng" karena ada mobil yang lawan arah, kemudian mobil yang klontang ( keluar track ), menabrak tembok, jatuh ke lantai bawah dan masih banyak lagi. Banyak insiden yang menyebabkan mobil Tamiya rusak, karena mobil tamiya sendiri terdiri dari bahan plastik sehingga ada "masa berlaku"-nya.

Ban
Ban dalam balapan Tamiya kelas STB juga salah satu yang menarik selain body. Warna / Jenis ban yang digunakan dalam balap STB juga mempengaruhi kecepatan dan jenis lompatan. Tidak seperti balapan kelas atas yang ban-nya sudah dibubut sampai tipis. Ban dalam balapan Tamiya kelas STB tidak diperbolehkan dibubut sampai tipis, dibubut boleh hanya sebatas agar tapak ban rata menyentukh permukaan track. Hanya ketebalan ban harus sesuai standart regulasi lomba, jika terlalu tipis maka akan didiskualifikasi jika menang. Kemudian warna karet ban dan kompon ban, misal ban warna merah cenderung lebih ngebut daripada ban warna ungu. Ban warna ungu cenderung lebih kalem untuk lompatan dan sebagainya. Ada juga ban warna maroon yang cenderung lebih licin di track, sehingga lebih cepat keluar tikungan, bisasanya ban ini dipasang di roda depan. 
Ban Maroon ( Low Friction Tire )

Ban maroon termasuk optional part, karena tidak dijual dalam bentuk Kit, sehingga ban ini hanya diperbolehkan dalam lomba Tamiya kelas STB++ ( plus plus ) yang memperbolehkan adanya optional part dalam batasan wajar sesuai regulasi panitia balapan. Ban sendiri harus di-balance sehingga laju mobil stabil, ada pembalap yang mem-balance sendiri ban-nya ada juga yang pesan ke toko langganan.

Buaya (penghalang)
Buaya ini sebenarnya sebutan untuk penghalang dalam track tamiya, agar para pembalap tidak main aman. Artinya pembalap harus membuat mobilnya kencang agar bisa melompati  buaya ( penghalang ), karena jika mobilnya lambat ketika melompat tidak akan tinggi sehingga menabrak buaya. Buaya sendiri hanya ada di Indonesia agar balapan lebih menarik (lebih kencang), karena di negara asalnya yaitu Jepang tidak ada.Di balapan ala Jepang sendiri hanya ada penghalang berupa Jump Ramp.  Buaya sendiri biasanya dibuat dari gabus kemudian direkatkan dengan lakban hitam atau dari potongan kardus yang digulung kemudian direkatkan dengan lakban, atau ada juga yang menggunakan busa, tergantung kreativitas penyelenggara lomba.

Buaya / penghalang

Chassis
Chassis juga salah satu item yang menarik dalam balapan Tamiya kelas STB dan STB++. Ada banyak tipe chasis, seperti TZ, TZX, AR, FM, Super II , Super X, MA dsb. Hanya beberapa chassis yang bisa / populer untuk balapan Tamiya kelas STB, bukan karena chassis tipe lain jelek tetapi karena bentuk track yang sering dilombakan tidak kompetitif jika menggunakan chassis tipe tersebut. Awal saya main yaitu sekitar tahun 2015 awal, chassis yang populer adalah jenis TZ dan TZX, hampir semua pembalap saat itu menggunakan chassis TZ. 
Pada masa kejayaan chassis TZ dan TZX  ini, salah satu kit yang paling dicari adalah kit Cyclone Magnum TRF karena part di dalamnya lumayan lengkap untuk balapan kelas STB, yaitu chassis jelas, roller 16 mm, akar FM, dan body dapat digunakan. Body Cyclone Magnum TRF termasuk recomended untuk berlomba karena ringan dan banyak lubang angin-nya. Hanya agak rapuh bahannya sama seperti body Beak Spider.

 Cyclone Magnum TRF , kit favorit era kejayaan TZX. gambar sebelah kiri tentu sudah ditambahkan part roller 16 mm untuk belakang, roller dragon, ban super hard depan belakang, velg five spoke carbon depan, five spoke standart belakang. Gak pernah menang cuman BTO doang :)

Kemudian era carbon dimulai, yaitu era di mana chassis carbon diperbolehkan untuk lomba. Chassis carbon yang dijual dalam bentuk kit hanya ada pada chassis tipe Super II yaitu pada Kit Vanguard Sonic Premium dan Victory Magnum Premium, sedangkan chassis Super II saat itu belum bisa bersaing / kompetitif melawan dominasi chassis TZ dan TZX. 


Chassis carbon dalam bentuk optional part ada pada tipe Super FM, chassis Super FM sendiri merupakan chassis yang unik karena tempat dinamo dan gearbox ada di depan. Hal inilah yang membuat chassis FM cepat menukik ketika sehabis melompat karena bagian depan mobil lebih berat, hanya karena lubang roller chassis SFM non carbon bawaan gampang retak, maka chassis ini jarang dipakai dalam lomba. Dengan diperbolehkannya chassis carbon, tentu saja hal ini membawa semangat baru untuk meracik mobil tamiya dengan chassis FM. Dengan hadirnya carbon era dominasi chassis TZ dan TZX mulai tenggelam meskipun tidak hilang sama sekali. Dengan kombinasi roller dragon depan dan belakang pada chassis FM, membuat mobil dengan chassis FM carbon bisa sangat cepat keluar tingkungan dan melaju lebih cepat dari chassis TZ dan TZX. Roller dragon pada chassis TZ tidak bisa digunakan karena mobil akan cenderung keluar track karena licin, hal ini tidak terjadi pada chassis FM karena berat mobil ada di depan karena posisi Dinamo dan gear box, jadi chassis tidak terangkat ketika menikung karena berat di depan.
Super FM Chassis

Kemudian chassis AR, chassis AR sendiri sejatinya chassis yang teknologi-nya lebih maju dari chassis TZ, TZX maupun FM. Hanya pada balapan Tamiya kelas STB dan STB++ chassis AR hanya dipakai bushing-nya saja. Chassis AR mempunyai kelemahan yaitu pada lubang roller yang gampang pecah, dan tidak ada seri carbon-nya. Tapi mempunyai gearbox yang presisi, dan chassis yang rigid, sehingga pada track tertentu chassis AR dengan mudah mengasapi chassis lainnya.Chassis AR secara bawaan lahir, dilengkapi dengan begitu banyak lubang untuk optional part, juga lubang untuk mengalirkan udara agar bisa mendinginkan batere dan dinamo.  

AR Chassis


Chassis AR sangat populer untuk balapan kelas STB Murni, yaitu balapan non crossbox artinya mobil yang dilombakan hanya menggunakan 1 kit saja. Bagaimana tidak, roller plastik lengkap yaitu bagian depan dan doble dibelakang, roda sudah ukuran medium ( ukuran ban standar balapan Tamiya STB ). Sehingga ketika balapan Tamiya kelas STB Murni, seperti melihat balapan one make race yaitu hampir sebagian besar menggunakan kit Shadow Shark Yellow dan sejenisnya seperti gambar di bawah ini.


Gear
Gear merupakan komponen penting untuk mengatur kecepatan mobil Tamiya selain batere, roller dan ban. Gear dipakai berpasangan yaitu dari paling rendah  yaitu Biru Muda + Hijau,Merah +Coklat, Hitam+Coklat, Biru Muda + Kuning. Ada juga teknik pemasangan gear banci yaitu kombinasi gear bukan dari pasangan seharusnya, misal Merah + Hijau atau Hitam + Hijau untuk mengatur speed dan torsi.

kiri : bushing kuningan /standart, kanan : bushing AR

Bushing
Bushing yang digunakan dalam balapan tamiya kelas STB dan STB++ adalah bushing chassis AR. Bushing AR terbuat full dari plastik dan lebih presisi, sehingga ban mobil lebih adem / tenang laju-nya. Selain itu bushing ini tidak berisik. Memang tidak menjadi menjamin bushing AR mendominasi bushing standart, karena 2 kali BTO saya ditoreh tanpa bushing AR alias menggunakan bushing standart/kuningan dan tentu saja itu hanya keberuntungan, hehehe. Bearing dari optional part yang terbuat dari logam tidak diperbolehkan dalam kelas STB, sehingga jika ketahuan ada pembalap yang memakainya akan dianulir kemenangan-nya.

Roller
Roller digunakan agar mobil Tamiya mudah melaju di dalam track  yaitu mengurangi gesekan antar chassis dan dinding track. Roller yang diperbolehkan adalah roller karet plastik 16 mm, 14 mm, kemudian roller plastik Dragon ( dari kit Dragon series atau persamaanya) dan roller Scorpion ( dari kit Scorpion atau persamaan-nya ). Roller 14 mm dan 16 mm ini juga termasuk barang fast moving karena cenderung gampang rusak ketika bertabrakan dan merupakan item yang selalu bergesekan pada track, sehingga mempunyai "masa  hidup". Roller dan lubang roller di chassis depan merupakan komponen yang mendapatkan tekanan paling berat ketika mobil melaju di track, di banding roller belakang. Oleh karena itu para pembalap biasanya selalu mengecek roller-nya masih berbentuk bulat atau sudah penyok. Derajat pemasangan roller juga berpengaruh terhadap lompatan. Lubang roller pada chassis juga salah satu hal yang harus selalu dicek karena cenderung gampang retak, sehingga harus ditambal atau ganti chassis jika terlalu parah.

Kupon
Pada lomba tamiya kelas apapun, pembalap diharuskan membeli paket kupon. Kupon ini nantinya digunakan sebagai "alat pembayaran" yang sah untuk mengikuti lomba, kupon diletakkan di atas box start sesuai track yang diinginkan, misal A, B, C. Harga kupon per lembar bisa variatif, yaitu dari Rp 2000 sampai Rp 8000 atau bahkan lebih mahal. Biasanya tergantung dari Event Lomba, jika kelas perlombaan biasa harga sekitar Rp 2000 per lembar, untuk yang agak besar Rp 5000, untuk kelas nasional bisa sampai Rp 8000 per lembar. Dan tentu saja jika event kelas nasional total hadiahnya bisa sampai ratusan juta. 



Mahalnya harga kupon inilah juga kadang memicu adanya pembalap yang nakal yang membuat copy-an kupon KW super, hal ini dikarenakan penyelenggara tidak pernah merubah desain kupon, sehingga dengan modal gambar kupon yang dulu, oknum pembalap bisa meng-copypaste kupon untuk berlomba. jadi dia bisa berlomba dengan "gratis". Tentu saja hal ini jarang terjadi meskipun pernah.

Pelumas
Biasanya pelumas  yang digunakan adalah merk Standart, digunakan untuk melumasi dinamo agar lebih lancar dan stabil lajunya. Juga menggurangi aus pada brush dinamo sehingga memperpanjang "masa hidup" dinamo. Pelumas disemprotkan sebelum mobil dicek kecepatannya pada speed checker. Sehingga memperoleh hasil akurat, karena jika dicek dahulu kemudian disemprot maka kecepatan mobil berubah pada saat dipasang di track.

Dinamo
Dinamo yang digunakan dalam lomba tamiya kelas STB adalah Dinamo seri Tuned. Yaitu Atomic, Torque dan Rev. Rev series sendiri jarang digunakan karena tidak ada torsinya, hanya speed saja. Sehingga tidak cocok digunakan dalam balapan tamiya dengan buaya yang "super ganas". Dinamo Tamiya sendiri merupakan barang fast moving yang paling sering diperjualbelikan selain roller, karena dinamo akan mati ketika brush konektornya sudah putus karena aus. Dinamo yang akan digunakan dalam balapan harus di-Break In, Break In pada dasarnya adalah membuat "jalur" pada rotor konektor dengan brush yang terhubung dengan batere. Hal ini dimaksudkan agar kecepatan dinamo stabil tidak naik turun , ini penting sebab jika kecepatan dinano naik turun, maka kecepatan mobil tamiya di track tidak bisa diprediksi, sehingga sulit untuk memenangkan lomba. 

 Dinamo di-coak

Pada banyak perlombaan, banyak panitia yang mengharuskan dinamo di-coak (dilubangi), hal ini untuk memudahkan tukang skrut untuk mengecek dinamo tersebut diganti brush atau tidak, atau diganti kumparan-nya. Penggantian kumparan pada dinamo sama saja mengganti mesin pada mobil balap, seperti bertanding dengan mesin 500 cc pada lomba 250 cc. Dan hal ini tidak diperbolehkan karena tidak fair.

Shaft
Shaft digunakan untuk menyalurkan tenaga dari dinamo ke roda depan, hal inilah yang membuat mobil Tamiya menjadi four wheel drive. Shaft sendiri juga ada masa-nya karena terbuat dari plastik sehingga aus dan gear pada as shaft bisa lepas , karena mobil tertahan lajunya sedangkan torsi dinamo terlalu besar ketika menggunakan low gear. Shaft ini juga menjadi bahan acuan tukang skrut, karena jika mobil tamiya hanya melaju 2WD ( roda belakang saja ) saja maka kemenangan dianggap tidak sah.

Skrut
Adalah sebutan untuk wasit atau panitia perlombaan yang mengecek mobil tamiya peserta ketika berhasil melewati 3 putaran jalur track dengan selamat. Biasanya yang dicek adalah roller, kemudian shaft apakah dol atau tidak, kemudian cek bushing diganti bearing atau tidak, dinamo, ukuran ban, dsb.

Track
Track biasanya dibuat 3 jalur yaitu A, B dan C, plus 1 IC ( interchange ) untuk pindah jalur sehingga mobil pembalap akan merasakan semua jalur track. Pada prakteknya tidak semua track itu sempurna, ada yang kotor, atau yang kurang presisi, buaya-nya tidak rapi ( ada yang gemuk dan ada yang kurus ), hal inilah menjadi tantangan bagi pembalap tamiya. Ketika mobilnya "waras", bisa juga sulit menang karena tracknya "gila", dan sebaliknya. Juga kadang track bekas balapan untuk kelas sloop yang mempunyai alur pada dinding track membuat mobil jadi "gila", hal inilah yang kadang membuat perdebatan antara pembalap dan panitia. Pada lomba kelas STB ala Japan Style digunakan 5 jalur dan tanpa buaya.

Velg
Velg yang kebanyakan digunakan balapan kelas STB dan STB++ adalah velg tipe medium, kadang juga dipakai velg tipe small untuk mendapatkan lompatan pendek. Diperbolehkannya penggunaan velg medium carbon, menjadikan banyak pembalap yang memakainya, meski pada prakteknya lubang as-nya kurang awet. Velg favorit yaitu velg model fin, dan disc yang dipercaya lebih kuat karena konstruksi lebih rapat dibanding velg model five spoke dan lainnya.

Velg Atas ( kiri : model disc, kanan : five spoke carbon )
Velg Bawah ( kiri : model fin standart, kanan : model fin carbon )

Wash Bensin
Wash bensin digunakan untuk membersihkan ban pada lomba tamiya. Pada prakteknya jarang sekali jalur track yang bersih, jika bersih pun akan ternoda oleh pelumas yang menetes pada track. Hal ini membuat ban menjadi licin dan kotor. Wash Bensin sejatinya adalah pembersih untuk tekstil, baunya harum. Hati hati juga dalam membeli wash bensin karena karena banyak wash bensin oplosan yang kualitas jelek dan baunya kurang sedap. Juga hati hati dalam mengemas wash bensin, karena bentuknya yang bening dan kadang disimpan dalam botol minuman , pernah ada pembalap yang salah ambil botol dan meminumnya, meskipun tertenggak hanya sedikit akibatnya dia mencret sampai 3 hari.Waspadalah.



Bukan untuk anak kecil
Pada prakteknya jarang sekali anak kecil yang ikut lomba tamiya kelas STB. Meskipun banyak orang bilang Tamiya STB lebih simple pada prakteknya tidak seperti itu. Lomba balapan tamiya memerlukan analisa yang lumayan untuk men-setting mobil agar sesuai dengan track yang dilombakan.

Dari mengatur speed, mengecek kerapian mobil, strategi lomba merupakan hal yang terlalu kompleks untuk anak kecil. Mungkin mereka bisa ikut lomba tapi sulit untuk menang melawan  om om yang ikut lomba. Biasanya anak kecil hanya jadi joki ( meletakkan mobil pada box start ) orang tuanya atau saudaranya yang lebih tua. Dan satu lagi yaitu asap rokok, para pembalap  yang sebagian besar orang dewasa menggunakan asupan nikotin untuk menghilangkan stress ketika lomba. Sehingga jika tempat lomba sirkulasi udaranya kurang maka akan terjadi kabut asap rokok. Hal ini tentu berbahaya bagi anak kecil, bagi "anak besar" juga sebenarnya berbahaya. Sehingga hal ini perlu diperhatikan bagi pembalap yang akan mengikuti lomba, jika akan membawa anaknya yang masih kecil perlu diperhatikan kondisi tersebut. Beberapa panitia lomba ada juga yang mengadakan larangan merokok di tempat lomba, jadi para pembalap bebas memilih, karena sekarang di Jakarta khususnya sangat banyak event lomba kelas STB. Jadi jangan takut tidak mendapat tempat untuk menyalurkan hobby balapan tamiya.

Mitos STB
Banyak orang mengira mobil yang dirakit dari  box ( kit ) bisa langsung untuk balapan. Untuk balapan kelas STB murni memang bisa dan harus karena regulasinya memang seperti itu (dengan track yang lebih mudah dari kelas STB ++). Tetapi untuk kelas STB non murni dan STB++ hal tersebut tidak bisa dilakukan. Karena mobil dari kit pada dasarnya adalah untuk dikoleksi, bukan untuk balapan. Maka mobil dari kit hanya indah dilihat saja. Untuk balapan tamiya STB dan STB ++, pembalap harus menambah dan mengganti beberapa part agar mobil stabil dan layak balapan. Antara lain, ban diganti tipe medium, roller depan belakang wajib, kemudian akar disesuaikan dengan jenis track ( akar tinggi (Super X, Super XX) atau rendah (SFM) ), kemudian pilihan chassis juga harus menyesuaikan track.

Awal ikut balapan kelas STB++ saya menggunakan kit Shadow Shark Yellow yang kata penjualnya bisa langsung untuk balapan, iya memang bisa, tapi tidak bisa menang. Kelas STB menurut saya adalah pendekatan terbaik dari balapan mini 4wd, merakit mobil dari box kemudian ditambah modifikasi simple kemudian dipakai balapan. Salah satu bentuk kejeniusan para fanatik balapan Tamiya mini 4wd di tanah air. Lain halnya dengan STO, bentuk mobil berubah karena sudah terlalu banyak part yang "tidak jelas", tapi balapan (STO) inilah yang masih diakui oleh negara asalnya. Semoga kedepan kelas STB bisa diakui juga secara internasional.

Mitos Carbon
Hadirnya regulasi yang memperbolehkan chassis carbon dan part berbahan carbon lainnya untuk balapan disambut gembira. Chassis berbahan carbon pada dasarnya memang lebih kuat, tetapi bukannya tidak bisa rusak, pada level tumbukan yang cukup keras chassis carbon akan rusak sehingga tidak layak untuk digunakan lagi. Tapi jujur main pakai chassis SFM carbon,lebih nyaman karena mobil lewit awet ketimbang main pakai chassis TZ. Kemudian velg berbahan carbonvelg carbon yang dijual eceran lubang as-nya gampang dol ( lepas dari as ), jadi tidak ada jaminan velg carbon lebih kuat. Ada velg carbon yang terbukti cukup kuat, yang saya pakai hampir setahun lubang as-nya masih kuat yaitu dari part number #94896 Soft Low Profile Tire and Carbon Wheel Set (5 spoke) dibanding velg carbon eceran  yang satu plastik isinya 3 set. Ada harga ada kualitas!

Stamina yang kuat
Lomba tamiya memerlukan stamina yang kuat, lomba akan berlangsung hampir setengah hari yaitu dari pagi 09.00 / 10.00 sampai malam sekitar jam 22.00 atau bahkan lebih. Oleh karena itu diperlukan stamina yang kuat, dan jangan lupa untuk makan dan minum air putih yang cukup. Jika kondisi sedang tidak fit lebih baik diurungkan saja niat untuk ikut lomba. Bahkan untuk event lomba yang lumayan besar, bisa sampai 2 s/d 3 hari perlombaan.

Single Fighter
Untuk lomba kelas cengrace atau lomba dengan nilai hadiah kecil mungkin anda bisa berlomba sebagai “single fighter”, tetapi ketika lomba kelas yang lebih besar atau level nasional jika single fighter maka sulit untuk menang. Logikanya seperti ini, anggap kondisi ideal mobil anda bagus, jadi mobil anda sering menang pada babak pertama ( pencarian kupon ), kemudian pada babak kedua jika anda sering menang jika anda tidak dapat bye ( menang 3 kupon A, B C atas nama anda ), maka anda harus menyiapkan 2 mobil untuk bertanding, tidak mudah untuk men-setting 2 mobil pada saat bersamaan. Dan pertandingan berikutnya anda harus bertanding lagi dengan jeda waktu yang sangat sempit, akhirnya yang ada mobil anda berantakan, karena mobil sudah tidak presisi lagi karena terlalu sering bertanding dan anda tidak sempat men-setting lagi. Entah itu roller  yang penyok, chassis yang kurang presisi, ban mobil goyang, akar patah dan sebagainya. Jadi untuk lomba event besar harus team work. Kecuali stok hoki anda sekarung, atau lawan main anda kemampuannya jauh di bawah anda.

Impossible Track
Balapan Tamiya itu seperti memecahkan sebuah teka teki, teka teki itu berwujud track yang dilombakan. Cara memecahkannya yaitu dengan men-setting mobil agar sesuai dengan track yang bisa melewati 3 putaran dengan sempurna melawan mobil lain. Namun kadang ada pembuat track / panitia lomba  yang membuat track terlalu sulit sehingga jalannya lomba menjadi membosankan karena jarang sekali pembalap yang menang dengan sempurna ( lolos 3 putaran ) , ketika babak kedua dan utama yang dihitung adalah mobil yang terakhir klontang / jatuh. Pembuat track “impossible” ini biasanya akan menuai banyak protes, dan jika tidak berubah di event berikutnya akan dijauhi pembalap sehingga event balapannya menjadi sepi.

Awal tahun 2016 saya memutuskan untuk rehat dahulu dari nostalgia saya. Salam klontang !

related links:

Cara merakit tamiya STB untuk pemula
 

Labels: , ,